Banyak yang beranggapan kalau tombol dislike ini akan membuat suasana di Facebook makin tidak nyaman dan Facebook semakin dianggap sebagai platform anti sosial.
"Ambil dari sisi sosialnya saja. Di media sosial bisa mengutarakan apa saja, tidak ada batasan. Bagaimana jika tombol dislike digunakan untuk memberikan feedback dari postingan status yang baik. Maksud pengguna baik, tapi di respons dengan dislike." Ujar Anthony leong, Pakar digital Marketing Jumat, 18 september lalu.
Tapi, Mark Zuckeberg mengatakan bahwa fungsi dari tombol dislike ini bukan untuk menyatakan ketidak setujuan atas suatu postingan, melainkan untuk menyampaikan simpati. Oleh karena itu, para pengguna Facebook dianggap memerlukan waktu yang cukup lama untuk mempelajari cara penggunaan dan maksud dari tombol dislike ini.
"Tidak semua momen adalah momen yang menyenangkan bukan? Jika kamu berbagi sesuatu yang sedih seperti krisis pengungsi atau anggota keluarg kamu meninggal, maka tombol "like" mungkin bukan hal yang sesuai untuk kita merespons." Ungkap Zuckeberg kala itu.
Menurut TechnoTechies sih.... ada tombol Dislike sih boleh boleh aja, tapi facebook harus memberikan sosialisasi jauh jauh hari sebelum fitur dislike ini disematkan. Bagaimana menurut kalian? tulis di kotak komentar.
Terima kasih sudah menyempatkan membaca.
Salam Techies!
